Langsung ke konten utama

puisi lucu semasa sekolah dulu "kenagan masa sekolah"

ooh hujan ooh panas

 
kala hujan...
aku tetap pergi kesekolah
kala hujan...
ibu tetap pergi ke pasar
       kala panas...
       aku pun tetap pergi kesekolah
       di kala panas...
       ayah pun tetap pergi ke kantor
oh hujan oh panas...
walaupun kau datang kapan saja
kapan pun kau menampakkan dirimu
semangatku tak kan pernah layu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ini dia tokoh Pahlawan Nasional di mata uang Indonesia baru

INI DIA TOKOH PAHLAWAN NASIONAL DI MATA UANG INDONESIA BARU 1. Dr. (HC) Ir. Soekarno dan Dr (HC) Drs. Mohammad Hatta (Rp 100.000)    Soekarno (lahir dengan nama Koesno Sosrodihardjo) lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 6 Juni 1901. Ia meninggal di Jakarta pada 21 Juni 1970 saat berumur 69 tahun. Ia adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945-1966. Sebagai Bapak Bangsa, ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda. Sedangkan Mohammad Hatta (lahir dengan nama Mohammad Athar) lebih populer sebagai Bung Hatta. Ia lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 12 Agustus 1902 dan meninggal di Jakarta, pada14 Maret 1980. Saat itu ia berumur 77 tahun. Bung Hatta merupakan pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama.  2. Ir. H. Djuanda Kartawidjaja (Rp 50.000)   Ir. Haji Raden Djoeanda Kartawidjaja (ejaan baru: Juanda Kartawijaya, Sunda ; lahir di Tasikmalay...

contoh syair untuk tentang ibu terbaru 2017

aku menyesal ibu ibu..kau selalu ada di setiap bangun dan tidurkan kau tau dimana diriku harus membutuhkan tempat di hatimu kerasnya batu seperti tingkah ku tak pernah menyurutkan kasih sayang mu tapi ada waktu ketika aku membentak mu, kau tetap ssabar menghadapiku.. ibarat langit dan bumi yang tak terpisahkan ibarat matahari dan bulan yang ada saat siang dan malam tetap saja kau tak pernah lelah untuk terus menjaga ku  bahkan ketika kau tidur pun telingamu tetap menjaga akan permintaan ku... ooh ibu ku... kini keriput di wajahmu melambangkan waktu mu waktu yang telah kau habiskan untuk dapat memberiku kehidupan namun satu hal pun tak pernah dapat aku berikan kepada mu hanya permintaan aneh ku yang selalu meraung kepadamu.. ooh ibu aku rindu... andai waktu dapat terulang, tak kan pernah aku mengeluh kepadamu membentak, marah, dan kata-kata kotor ku acap kali terlontar kepada mu tapi satu pun hal kau tak pernah meminta kepada ku untuk dirimu ha...